Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer


Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Menggunakan VoIP

Pada saat membahas tentang telekomunikasi, hal yang berkaitan dengan prosedur pengamatan kerja sistem telekomunikasi Voip adalah sesuatu yang wajib untuk diketahui. Untuk mencari tahu lebih jauh tentang prosedur pengamatan tersebut, Anda dapat menyimaknya secara langsung pada ulasan yang diberikan di bawah ini.

Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi

Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Umum

Mengetahui tentang prosedur telekomunikasi Voip memanglah penting. Pengetahuan tersebut, bisa digunakan sebagai landasan dalam mengevaluasi kerja sistem komunikasi Voip. Namun, sebelum itu, Anda juga harus tahu tentang prosedur pengamatan sistem ini secara umum. Berikut adalah prosedurnya.

  • Proses awal komunikasi akan dimulai dengan informasi yang akan ditransfer dari sebuah perangkat atau satu individu menuju perangkat yang lainnya.
  • Selanjutnya, pesan atau informasi yang dikirimkan tersebut akan dikonversi menjadi bit/biner. Nantinya, bit akan diubah lewat encode sampai jadi signal. Proses perubahan tersebut dilakukan pada encoder.
  • Signal yang diperoleh tersebut akan kirimkan kembali oleh transmitter lewat media yang sebelumnya sudah dipilih.
  • Proses ini membutuhkan adanya media transmisi seperti optik, radio, tembaga, dan juga coaxial yang baik. Tujuannya agar masalah serta gangguan yang muncul selama penyaluran dapat diminimalkan. 
  • Pengiriman signal selanjutnya akan diterima oleh pihak stasiun tujuan atau penerima.
  • Signal akan melalui proses decode sehingga menjadi format bit atau biner kembali. 
  • Bit kemudian akan dikonversi menjadi informasi asli sehingga dapat diketahui, dibaca, ataupun didengar oleh si penerima.

Melihat pentingnya kelancaran dalam sistem pengiriman informasi telekomunikasi tersebut, diperlukan alat kerja perawatan sistem komunikasi VoIP dan jenis perawatan sistem lainnya. Dengan begitu, alur pengiriman data informasi tetap dapat berjalan lancar dari waktu ke waktu.

Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Menggunakan Voip

Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Menggunakan Voip


Setelah mengetahui prosedur pengamatan umum, pada bagian ini akan diberikan penjelasan tentang telekomunikasi menggunakan VoIP. Berikut adalah uraiannya:

1. Transmission Control Protocol (TCP)

TPC adalah sebuah protokol yang bertugas untuk menjaga reliabilitas pada hubungan telekomunikasi end to end. Cara kerja dari TCP adalah mengirimkan dan menerima berbagai segmen informasi dengan variasi panjang data dalam datagram dari internet. 

Terkait dengan VoIP, TCP berfungsi dalam hal signaling. Artinya, TCP akan menjalankan tugas untuk menjamin pengaturan panggilan saat proses signaling. Jadi, TCP ini tidak punya peran dalam pengiriman data berupa suara dikarenakan komunikasi data di VoIP, mengatasi keterlambatan data adalah hal yang lebih penting dibandingkan mengurus paket hilang.

2. User Datagram protocol (UDP)

UDP adalah sebuah protokol utama atau biasa disebut IP yang punya sistem lebih sederhana jika diperbandingkan dengan Transmission Control Protocol. Pada protokol UDP ini, dipakai pada suatu kondisi yang tidak terlalu membutuhkan reliabilitas. 

Pada VoIP, UDP ini berperan dalam pengiriman streaming audio secara terus menerus. Dalam hal ini, kecepatan dalam pengiriman data lebih diutamakan sampai dengan cepat di lokasi tujuan. Akibatnya, paket yang hilang pada saat proses ini bisa mencapai hingga 50% dari total pengiriman paket. Hal itu membuat pada telekomunikasi di VoIP pengiriman datanya lebih sering dibuat private network.

3. Internet Protocol (IP)

Internet Protocol sudah didesain sedemikian rupa untuk sistem komunikasi interkoneksi di jaringan switched. Di IP network, perangkat komputer akan dikenali lewat alamat IP. Oleh karena itu, pada setiap perangkat komputer atau laptop, punya kombinasi IP address yang bersifat unik. Dengan begitu, setiap perangkat bisa dibedakan antara yang satu dengan yang lainnya.

Bagian terakhir, protokol access data akan langsung terhubung ke media fisik. Protokol tersebut dapat berfungsi dalam implementasi fungsi dasar seperti fragmentasi dan juga addressing. Hal itu karena di dalam proses transfer informasi seperti ini, metode addressing penerima dan pengirim adalah hal yang sangat penting.

Dengan berbekal informasi tersebut, Anda kini sudah dapat menjawab pertanyaan seperti “sebutkan prosedur pengamatan kerja sistem telekomunikasi menggunakan VoIP?”. Pemahaman lebih jauh, bisa Anda lakukan lagi agar bisa mengerti betul tentang cara kerja sistem telekomunikasi VoIP ini.

Keuntungan VoIP bagi Pengguna

Bagi para penggunanya, VoIP dapat memberikan beberapa keuntungan. Berikut adalah keuntungan yang pengguna dapat rasakan.

Dalam hal biaya, tentunya VoIP lebih murah dibandingkan biaya pada telepon yang masih bersifat tradisional. Alasannya, jaringan IP yang digunakan di VoIP sifatnya sudah global. Hal itu membuat sambungan SLJJ ataupun SLI biayanya dapat diminimalkan sampai 70%.

Biaya perawatan juga dapat jadi lebih irit karena jaringan data dan suara dibuat terpisah. Hal tersebut membuat IP telepon dapat fleksibel. Kondisi tersebut tentunya tidak sama seperti pada telepon tradisional yang membutuhkan port pada PBX dan Sentral.

Baca Juga :

Begitulah tadi pembahasan tentang prosedur pengamatan kerja sistem telekomunikasi VoIP. Perbedaan pada proses pengiriman informasi dan juga data di VoIP, membuatnya memiliki biaya maintenance yang lebih terjangkau. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila banyak produsen telekomunikasi menggunakan Telekomunikasi VoIP.

Dona
Dona Fresh graduate dari Semarang, mengisi kesibukan sebagai bklogger dan freelancer. Penyuka pegunungan dan hujan.

Posting Komentar untuk "Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Menggunakan VoIP"