Download Contoh Surat Perjanjian Sewa Alat Berat Excavator doc Word


Download surat perjanjian sewa alat berat - Urusan sewa menyewa dalam berbisnis memang sangat penting. Secara umum biayanya tak bisa di tawar oleh pihak penyewa. Sebab membuat surat perjanjian sewa alat berat excavator sudah terdapat acuannya dalam undang-undang, kita bisa lihat contoh di internet. Sehingga agar bisa memenuhi kewajiban dan hak kita perlu membuat kontrak perjanjian sewa alat.

Perjanjian sewa alat pihak pemilik memberikan ikatan pada penyewa guna sebuah peminjaman atas barang. Sehingga kita bisa mendapatkan hak perorangan saat penyewaan alat excavator, melainkan bukan hak atas bendanya. Ketentuan tersebut bisa saja merawat benda yang telah di pinjam atau mengembalikan tepat pada waktu perjanjian kontrak.

surat perjanjian sewa alat berat


Setiap orang yang ikut serta penandatanganan itulah yang di katakan subjeknya. Walaupun salah satu pihaknya bukan atas nama perseorangan. Mereka bisa dari perusahaan atau atas nama badan hukum tertentu. Sementara itu sebagai objek tentulah barang yakni di sini alat berat excavator yang di perdagangkan. Dari barangnya sendiri mempunyai ketentuan dimana tidak sampai melanggar aturan UU.

Suratnya menjadi sah jika keduanya sudah mencapai kata sepakat persetujuan. Barulah setelahnya terdapat kontrak perjanjian sewa alat. Sebenarnya tidak di katakan mengikat. Pihak kedua selaku peminjam agar dapat bertanggung jawab. Sebab barang yang akan di sewa memiliki harga besar.

Surat perjanjian sewa alat berat adalah suatu bentuk kesepakatan dan telah ada ketentuannya guna mengatur batasan dari norma oleh pemiliknya serta peminjam. Terdapat penjelasan lengkap mengenai hak serta kewajiban agar di penuhi kedua pihak.

Download Contoh Surat Perjanjian Sewa Alat Berat doc Word

Download Contoh Surat Perjanjian Sewa Alat Berat doc Word



Download Contoh Surat Perjanjian Sewa Alat Berat doc Word




contoh surat perjanjian sewa alat berat excavator





Format contoh surat perjanjian tidak mempunyai patokan khusus dalam redaksinya. Akan tetapi isi tujuannya sama. Seperti halnya format untuk melengkapi dokumen tender guna berurusan pada sebuah badan hukum  ataupun perorangan.

Ketentuan Surat Perjanjian Sewa Alat Berat

Guna memenuhi kewajiban serta hak untuk kedua pihak baik pemilik ataupun penyewa maka wajib terdapat contoh kontrak perjanjiannya. Berikut inilah beberapa isi ketentuan surat perjanjian sewa alat berat:

Pasal 1

Dalam bunyi pasal pertama ini terdapat beberapa list jenis alat yang di pinjam, jumlah dan harga sewa excavator yang telah di berikan pihak pertamanya. Jangan lupa ada cantuman lokasi kerja. Hal ini guna memastikan yang sebenarnya guna menghindari penipuan. Sehingga jika semuanya sudah tertulis, pemilih sudah menyetujui guna meminjamkan alatnya kepada penyewa.

Pasal 2

Pengambilan alat berat di lakukan sendiri oleh penyewa dari tempatnya pemilik. Maka dari itu dalam pasal kedua terdapat ketentuan jelas tempat, waktu serta kondisi dari serah terima alat. Alat akan segera di berikan jika pihaknya penyewa sudah memenuhi administrasi terkait penyewaan. Waktunya menyerahkan menyesuaikan kapan alat tersebut di gunakan sesuai dengan ketentuan.

Pasal 3

Pada pasal 3 terdapat ketentuan mengenai biaya pengembilan serta pengembalian alat. Dimana biaya guna mobilisasi dan demobilisasi di tenggung penuh oleh penyewa. Perjanjian itu wajib berdasarkan kesepakatan keduanya.

Pasal 4

Ketika alat berat disewakan pada pihaknya penyewa terdapat kewajiban pemilik menanggung beban biaya operasi. Seperti guna memperbaiki kerusakan, mengganti oli, sparepart atau mekanik lainnya. Sehingga dalam surat perjanjian sewa alat berat poin penting didalam pasalnya yakni pembiayaan operasi, pemeliharaan serta perbaikan alat. Namun untuk BBM saat operasi di tanggung penuh pemilik.

Pengisian wajib menyesuaikan kerjanya alat setiap harinya. Jika ternyata pengisian masih kurang maka pemiliknya bisa minta lagi di sesuaikan permintaan yang dianggap wajar.

Pasal 5

Dalam pasal kelima terdapat laporan operasi alat. Pengisian di lakukan bagian operator serta di tandatangani pengawasnya kerja pihak penyewa. Sehingga jelas nanti siapa yang bertanggung jawab dalam proses sewa menyewa itu.

Pasal 6

Terkait pembayaran sewa akan di tentukan pada pasal enam. Bahwa penyewa mempunyai kewajiban dalam penyelesaian pembayaran dimuka. Banyaknya 100 jam setiap unit dan di tambah dengan biaya mobilisasi namun berdasarkan hasil kesepakatan keduanya. Jika terjadi perpanjangan waktu dari awal sewa maka akan berlangsung pembicaraan kembali.

Pasal 7

Surat perjanjian sewa alat berat mengenai keamanan adalah tanggungjawabnya peminjam. Sehingga sangat di wajibkan agar di jaga security guna menjaganya untuk menghindari pencurian. Apabila alat sewa dinyatakan hilang maka pihaknya peminjam harus memberikan ganti rugi penuh atas kehilangan yang terjadi.

Pasal 8

Masa perjanjian kontrak akan berlaku setelah penandatanganan oleh keduanya. Kontrak perjanjian sewa alat excavator akan berakhir saat sudah selesai di gunakan. Jika nantinya terdapat perpanjangan sewa maka akan perlu di bicarakan kembali.

Pasal 9

Pasal kesembilan mengenai proses memindah, mengambil, menggunakan alat. Alatnya yang telah di pinjam tidak boleh di pindahkan oleh siapapun ketika waktu perjanjian masih ada. Sehingga tidak di benarkan jika penyewa memberikan rental alat pada orang lain. Jika alat sewa akan di bawa keluar lokasi kerja maka wajib menginformasikan pada pemilik.

Pasal 10

Pasal sepuluh membahas terkait timbulnya perselisihan. Jika terdapat perselisihan antara keduanya segera di lakukan musyawarah. Jika hal tersebut masih belum teratasi maka di selesaikan melalui jalur hukum.

Pasal 11

Pasal penutupan berisi pernyataan telah dibuat dengan bubuhan tanda tangan. Keduanya agar bertanggung jawab terkait kontrak perjanjian sewa.


Demikianlah ketentuan umum yang ada pada surat perjanjian sewa alat berat dan sering digunakan. Setiap pasal tersebut mengikat guna pemenuhan tanggungjawab atas penyewaan.

Related Posts

Post a Comment

Previous Post Next Post